07Feb
Sejak Januari 2013 Mba Winjani menghubungi saya hendak melakukan sesi post wedding di Bali. Setelah negosiasi cukup lama, akhirnya disepakati memilih lokasi di Candi Kuning dan pantai.
Beruntung mendekati hari H, kami mengetahui satu pantai yang benar2 alami dan sepi, oleh orang di sana dinamakan Imposible Beach, terletak di sebelah barat pantai Bingin. Satu yang kurang dari Imposible beach jika di jadikan lokasi prewedding adalah jika laut pasang sulit untuk mendapatkan background sunset, karena sebagian pantai ditutupi air laut dan ombak.
Pantai Bingin yang terletak di Kabupaten Badung Kecamatan Kuta Selatan Desa Pecatu sebagai objek wisata surfing. Dimana Pantai Bingin berjarak sekitar 32 Km dari Kota Denpasar dan untuk menuju lokasi dapat ditempuh melalui dua arah, yaitu sekitar 6 Km ke utara dari kawasan luar Pura Uluwatu, atau 5 Km ke barat dari Kantor Kepala Desa, Desa Pecatu.
Posted in Bali Post Wedding Photo, Fotografi | No Comments »
21Jan

Buat Anda yang bukan profesional dan hobi potret memotret terkadang mengalami kesulitan untuk mendapat hasil yang optimal bila hanya menggunakan kamera digital biasa. Meskipun menggunakan kamera DSLR yang serba otomatis, fokus sebuah objek terkadang sulit didapat.
Namun kini tidak lagi sejak teknologi light fields ditemukandan menggunakan nama brand Lytro. Kamera dengan teknologi light fields memungkinkan Anda untuk mengatur fokus objek atau image yang diambil dilakukan setelah pengambilan gambar dan bukan sebelumnya.
Light fields merupakan konsep fundamental dalam ilmu pencitraan yang merepresentasikan data fundamental yang lebih mumpuni dibanding pada foto biasa. Bila kamera konvensional tidak bisa merekam jumlah cahaya yang memancar ke segala arah melalui setiap titik dalam ruang, kamera Lytro tidak demikian.

Lensa kamera light field pada Lytro memiliki 8X optical zoom. Dengan bukaan lensa f/2, pembukaan lensanya konstan sepanjang rentang zoom sehingga memungkinkan untuk menangkap cahaya lebih banyak dan lebih sempurna. Light field engine 1.0 yang digunakan memungkinkan proses data sinar ray ditangkap dengan baik oleh sensor kamera ini dan mampu menangkap 11 juta cahaya ray. Hasilnya, setiap gambar yang dihasilkan seperti sudah terbagi-bagi atau obyek dalam gambar seperti sudah membentuk kelompoknya sendiri-sendiri. Dengan demikian, Anda dapat mengatur ulang obyek yang menjadi fokus, baik dari kamera, PC/laptop yang sudah diinstall software Lytro ataupun dengan bantuan tool online.
Kamera ini memiliki desain sederhana dengan hanya dua tombol, tombol on/off dan tombol untuk memotret. Ketika hasil jepretan ditampilkan di kamera melalui layar sentuhnya, Anda bisa memilih obyek yang menjadi fokus dengan mudah. Semua obyek jauh maupun dekat dalam foto disajikan kabur (blur) dan Anda bisa memilih obyek yang ingin dijadikan fokus atau semuanya bisa diatur menjadi tajam. Kamera ini tersedia dengan kapasitas penyimpanan 16GB (750 gambar) dan 8GB (350 gambar). (Sumber : Deni Hardian, http://www.tabloidpulsa.co.id)
Posted in Daily work | No Comments »